Sumber : Pinterest
3.1. Pengertian Penarikan
Penarikan adalah serangkaian aktivitas mencari dan memikat
pelamar kerja dengan motivasi, kemampuan, keahlian, dan pengetahuan yang
diperlukan untuk menutupi kekurangan yang diindentifikasikan dalam perencanaan
kepegawaian. Aktivitas penarikan dimulai pada saat lamaran mereka diserahkan.
Melalui penarikan, individu yang memiliki keahlian yang dibutuhkan didorong
untuk membuat lamaran terhadap pekerjaan yang tersedia di perusahaan. Hasilnya
adalah sekumpulan pelamar kerja yang akan diseleksi untuk menjadi karyawan
baru.
3.2. Tujuan Aktivitas Penarikan
Aktivitas penarikan melayani tiga tujuan dalam proses
penyusunan pegawai, antara lain :
Pertama
: Aktivitas ini memikat pelamar yang melamar kesempatan kerja. Ukuran dan
karakteristik kelompok pelamar membatasi sampai dimana aktivitas penyusunan
pegawai berikutnya mencapai tujuan.
Kedua
: Aktivitas penarikan dapat mempengaruhi apakah pelamar menerima tawaran
pekerjaan yang mereka terima.
Ketiga
: Aktivitas penarikan merupakan pertukaran informasi.
3.2.1.Dasar-dasar Program Penarikan
Mencakup faktor-faktor berikut :
1. Program penarikan memikat banyak
pelamar yang memenuhi syarat.
2. Program penarikan tidak pernah
mengkompromikan standar seleksi.
3. Berlangsung atas dasar yang
berkesinambungan.
4. Program penarikan itu
kreatif,imaginative,dan inovatif.
3.3. Kendala-kendala Penarikan
Kendala-kendala
yang umum dalam penarikan meliputi:
1. Karakteristik organisasional
2. Kebijakan organisasional
3. Tujuan organisasional
4. Rencana-rencana sumber daya
manusia
5. Program perjanjian kerja
6. Kebiasaan-kebiasaan penarikan
7. Kondisi eksternal
8. Persyaratan pekerjaan
3.4. Proses Penarikan
Aktivitas penarikan tidak akan terjadi sampai seseorang
dalam organisasi telah memutuskan karyawan seperti apa yang dibutuhkan dan
beberapa banyak jumlahnya. Proses penarikan terdiri dari:
1. Pembuatan rencana untuk merekrut
2. Penyusunan strategi unyuk
merekrut
3. Mencari pelamar kerja
4. Menyisihkan pelamar yang tidak
cocok
5. Mempertahankan kumpulan pelamar
3.5.
Alternatif terhadap Penarikan
1) Lembur
Barangkali metode yang paling lazim
digunakan untuk menghadapi fluktuasi dalam volume kerja adalah melalui
penggunaan waktu lembur. Waktu lembur mungkin dapat membantu karyawan maupun
perusahaan. Perusahaan mungkin beruntung dengan mengurangi penarikan, seleksi,
dan biaya pelatihan. Karyawan mungkin diuntungkan dari tingkat gaji yang lebih
tinggi.
2)
Kontrak
Pendekataan ini memiliki daya tarik
tersendiri pada saat orang yang dikontrakan sungguh-sungguh memiliki keahlian
yang tinggi dalam menghasilkan produk atau jasa tertentu.
3)
Karyawan Temporer
Perusahaan penyedia tenaga kerja
temporer membantu perusahaan dengan menangani kelebihan atau beban kerja khusus
(special workloads). Mereka menugaskan karyawan mereka sendiri untuk pelanggan
mereka dan memenuhi semua kewajiban-kewajiban yang normalnya dihubungkan dengan
suatu perusahaan.
4)
Leasing Karyawan
Alternatif terhadap penarikan yang
semakin berkembang adalah leasing karyawan. Menggunakan pendekatan ini,
suatu perusahaan secara formal memberhentikan beberapa atau sebagian besar
karyawan. Suatu perusahaan leasing kemudian mengangkat mereka biasanya
pada gaji yang sama dan me-leasing mereka kembali ke perusahaan
sebelumnya yang sekarang menjadi klien perusahaan leasing tersebut.
3.6. Sumber-sumber Penarikan :
Internal dan Eksternal
Terdapat dua sumber utama penarikan
yang dapat digunakan : sumber internal dan eksternal. Sumber internal berkenaan
dengan karyawan yang ada saat ini di dalam organisasi, sedangkan sumber
eksternal adalah individu yang saat ini tidak dikaryakan oleh organisasi.
Perusahaan dapat memperoleh orang yang direkrut dari kedua sumber ini.
Sumber
Internal : Taatkala terdapat kekosongan
jabatan, tempat pertama yang harus dilirik oleh organisasi untuk penggantian
adalah di dalam dirinya sendiri. Melalui kebijakan penarikan internal, karyawan
dari dalam perusahaan diberikan kesempatan pertama untuk mengisi jabatan yang
lowong.
3.6.1. Kebijakan Penarikan Internal memiliki kelebihan:
1.
Sebagian besar orang umumnya mengharapkan adanya peningkatan gaji dan status
dalam karier mereka.
2.
Manajemen perusahaan dapat secara lebih akurat menilai keahlian, pengetahuan, dan
karakteristik dari karyawan.
3. Problem
penarikan dan seleksi dapat disederhanakan, karena yang direkrut dari luar
hanyalah pekerjaan-pekerjaan entry.
4.
Individu yang ditarik dari dalam tentunya telah lebih mengenal perusahaan dan
orang-orangnya.
3.6.2. Kebijakan Penarikan Internal
memiliki kelemahan:
1.
Menimbulkan pertikaian.
2. Tidak
ada organisasi yang suatu saat tidak akan memanfaatkan injeksi.
3.
Perubahan teknologi yang sedemikian cepat menyebabkan organisasi yang tidak
berkembang.
Sumber
Eksternal : Sumber penarikan eksternal meliputi
individu yang saat ini tidak menjadi anggota organisasi. Keuntungan terbesar
penarikan dari sumber eksternal adalah bahwa jumlah pelamar yang lebih besar
dapat direkrut. Hal ini tentunya mengarah kepada kelompok pelamar yang lebih
besar dan lebih qualified dibandingkan yang normalnya dapat direkrut secara
internal.
3.6.3. Kebijakan Penarikan Eksternal Mempunyai Beberapa
Kelebihan:
1. Orang-orang yang direkrut dari luar membawa ide-ide dan
wawasan baru ke dalam perusahaan.
2. Penarikan pelamar dari luar untuk level menengah dan
lebih tinggi akan mrngurangi pertikaian di antara karyawan karena perebutan
promosi.
3.6.4. Kebijakan Penarikan Eksternal Juga Mempunyai
Kelemahan:
1. Perusahaan menanggung resiko dalam mengangkat seseorang
dari luar organisasi.
2. Perusahaan menanggung biaya kesempatan.
3. Jika pengangkatan dari luar serung terjadi, karyawan yang
ada sekarang mungkin menjadi tidak puas.
3.7.
Saluran-saluran Penarikan
Cara-cara
penemuan orang-orang yang direkrut sering sekali diartikan sebagai
saluran-saluran. Saluran-saluran yang biasanya digunakan dalam penarikan di
antaranya adalah:
1.
Job posting,
2.
Persediaan keahlian,
3.
Rekomendasi dari karyawan,
4.
Walks-in,
5.
Writes-in,
6.
Perguruan tinggi,
7.
Institusi pendidikan,
8.
Iklan,
9.
Agen penempatan kerja, dan
10.
Konsultan manajemen dan executive search firms.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar