Selasa, 31 Oktober 2017

Kebaikan Abadi apabila Mengamalkan



Kebaikan Abadi apabila Mengamalkan
                                                                                                            By: @ Adeputrirahayu_                                                            
Al-Quran mengajarkan kita tentang cara hidup yang berkualitas, yaitu bagaimana mengerahkan segala potensi yang telah diberikan oleh Allah. Kita bebas menentukan, apakah kita hidup berdasarkan insting semata atau menjalani hidup dengan kebijaksanaan.  Al-Quran berbicara tentang Tuhan, malaikat, tentang kehidupan dan kematian , tetapi tujuannya adalah satu, untuk mengangkat manusia dari kondisi limbung dan mendorong manusia agar mencapai kesadaran agung yang bisa diraih oleh setiap insan.
            Ada banyak perbedaan ide, filosofi,dan gaya hidup yang disodorkan kepada kita setiap hari, yaitu bagaimana cara kita untuk menentukan mana yang harus dipilih? Apa yang baik buat kita dan apa yang tidak baik bagi kita ? “ Sesungguhnya apa yang baik untuk kita telah ada sejak lama.Allah telah menjaganya demi  kepentingan kita, dan apa yang tidak baik untuk kita berarti semua itu hanya bersifat sementara ia akan tergerus bersama waktu yang terus bergulir.
            Bila anda mencari kebijaksanaan, belajarlah dari kebijaksanaan dari zaman-zaman yang lalu karena otak manusia merupakan sebuah mesin yang dahsyat yang bisa menyerap apa yang anda resapkan padanya, memprosesnya,memperbesarnya dengan begitu luar biasa,dan mengembalikannya kepada anda. Jika anda memberi makan pada otak hanya berupa hal hal yang biasa menghiasi percakapan sosial pada umumnya,maka kehidupan anda akan menjadi kolam besar berisi hal-hal murahan. Di sisi lain, apabila anda mengambil inisiatif secara rutin untuk mengakrabkan pikiran anda dengan teks-teks penuh kebijaksanaan, maka pada gilirannya kelak, kehidupan anda akan menjadi sumber inspirasi luar biasa bagi diri anda serta orang lain.
            Setiap momen berlangsung cepat dan memberikan kita plihan. Jika kita melakukan sesuatu kebajikan pada saat ini, maka perbuatan itu akan membawa kebaikan diwaktu mendatang. Begitupun sebaliknya jika kita melakukan hal yang membahayakan kita atau orang lain , maka tindakan itu akan membuahkan dampaknya pada saatnya nanti.
            Setiap orang tahu bahwa apa saja yang kita berikan atau keluarkan akan kembali kepada kita berkali-kali lipat. Namun, banyak orang terjebak dalam perasaan bahwa mereka memiliki banyak sekali pengeluaran sehingga mereka tak sanggup menyisihkan sesuatu untuk disedekahkan. Mereka berkata pada diri sendiri, “ Aku akan bersedekah kalau  aku sudah cukup punya uang.”  Dengan pemikiran seperti itu, mereka menghambat  aliran keberlimpahan terhadap diri mereka sendiri. Rasulullah ﷺ bersabda, “ Bersedekahlah walau hanya dengan separuh buah kurmamu.”   Dapat kita simpulkan bahwa Bagaimanapun kondisi kita,kita harus selalu memberi. Dalam kesempatan lain, Nabi berpesan, “Menyingkirkan duri dari tengah jalan adalah sedekah dan tersenyum pada seseorang adalah juga sedekah.”
              Segala hal yang kita pikirkan ,ucapkan, dan lakukan tidak pernah hilang. Semuanya terakumulasi. Jadi, amal atau layanan sekecil apapun didalam kenyataan adalah benih yang akan tumbuh menjadi konsekuensi yang lebih besar. “Kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh {Balasan} nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya (Al-Muzammil, 73-20).
            Segala sesuatu yang anda miliki saat ini adalah hal yang anda sudah minta atau harapkan, sebelum akhirnya anda memperolehnya. Nabi Muhammad ﷺ menganjurkan bahwa, “ketika salah satu kalian meminta sesuatu, maka sebaiknya ia memperbesar permintaannya, karena sesungguhnya dia meminta pada Tuhannya,yang maha mulia dan maha Tinggi.”  Apa yang akan anda minta bahwa semuanya  serba mungkin bagi Tuhan? Satu –satunya batasan yang ada adalah batasan yang kita ciptakan dalam pikiran kita sendiri karna Tuhan tidak membuat batasan bagi kita.
            Agar setiap mimpi dan keinginan kita dapat tercapai, penting bagi kita untuk yakin bahwa semua mimpi dan keinginan itu akan mampu anda raih, yaitu dengan yakin akan janji sebagaimana dalam ayat ini “ Akan ada jeda waktu antara rumusan doa dan pewujudan keinginan tersebut” . anda Harus sabar seiring dengan perjalanan waktu dan teruslah mengejar mimpi anda sekuat yang anda bisa. Nabi Muhammad ﷺ  bersabda, ”Doamu akan dijawab asalkan kamu sabar dan tidak mengucapkan,” Aku sudah sering berdoa tapi belum juga dikabulkan,”. Dan perhatikan kedua ayat ini “ Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya.”
            Ketika kita menginginkan sesuatu dan kita terus memikirkannya, maka kita akan ditunjukkan ide mengenai cara mencapai keinginan tersebut. Salah satunya yaitu dengan kita bertemu dengan orang bisa menolong kita dalam menemukan apa yang kita cari. Ini adalah anugerah besar  yang Allah berikan kepada seorang hambanya. Bila kita mengakui seberapa besar pemberian ini, maka kita merasa bersyukur dan diberkati karena mendapatkan lebih dari apa yang kita minta.
            Kesuksesan kita dalam hidup juga bergantung pada kemampuan kita untuk berkonsentrasi pada apa yang harus kita kerjakan dan menghindari pengalih perhatian,perbaikan bisa terjadi dengan menentukan tujuan untuk hidup anda agar bisa menjadi lebih baik dalam cara cara spesifik yaitu dengan menyibukkan diri untuk mengumpulkan informasi tentang cara mewujudkan tujuan tersebut. Lalu berbicaralah dengan orang-orang yang telah mencapai apa yang ingin anda capai. Bacalah buku atau sumber bacaan yang telah meraih keinginan yang ingin anda raih, maka anda atidak akan mempunyai waktu untuk hal-al yang tidak relevan dengan tujuan anda.
            Ketika anda berusaha untuk mewujudkan sebuah tujuan, kita akan menyadari bahwa itu adalah sebuah jalan mendaki, karena kesuksesan tidak datang dengan cepat dan tanpa rintangan. Akan muncul kekecewan dan akan ada sekian perasaan frustasi.  Orang orang yang sukses belajar cara menjaga agar motivasi mereka tetap hidup saat mereka didera frustasi dan memfokuskan energy mereka untuk mencapai tujuan mereka. Sedangkan orang yang lemah menyerah pada gangguan yang membuat kacau perhatiannya.
            Untuk menciptakan kehidupan dengan nilai yang tahan lama dibutuhkan keberanian untuk berbeda dari orang kebanyakan, di perlukan  bersikap pada pikiran anda sendiri, dibutuhkan kesudian menghimpun waktu dan sumber daya anda demi tujuan anda. Jika anda ingin menonjol anda memerlukan iman dan kesabaran, karena sabar atau ketekunan adalah sifat lain yang dibutuhkan oleh siapapun yang ingin menciptakan perbedaan. Ketika anda berpikir untuk mengubah sesuatu menjadi lebih baik, anda dengan cepat melihat adanya banyak kesulitan yang menghadang jalan anda. Hanya jika anda bisa memahami nilai keutamaan sabar dan ulet dalam setiap usaha anda, Bahkan ketika belum ada kemajuan yang tampak, maka anda masih mempunyai kemungkinan untuk mencapai tujuan anda. Nabi Muhammad ﷺ  bersabda bahwa kesabaran merupakan bagian penting dari keimanan.
            Setiap orang mempunyai kombinasi unik antara kecerdasan,perasaan, dan kepribadian. Bakat bakat ini bisa dipupuk untuk menjadi kekuatan yang dahsyat dalam mewujudkan perubahan yang positif. Banyak orang meragukan kemampuan mereka untuk bisa menjalani hidup yang bermakna karena merasa berbeda dari orang-orang yang terkenal atau orang sukses. Namun, perlu diingat bahwa tak ada dua orang yang sama persis dan setiap orang bisa menciptakan perbedaan berdasarkan apa yang mereka miliki. “Bila Anda memilih pekerjaan yang menyenangkan dan menginspirasi anda, maka bakat anda akan berkembang. Tetapi jika anda meniatkan hidup bukan hanya untuk diri anda sendiri, tetapi juga demi menyumbngkan sesuatu untuk orang banyak, maka kehidupan anda akan penuh dengan makna dan pengaruh.”
            Dalam sebuah kesempatan, Nabi Muhamad ﷺ memberikan wejangan dengan kalimat berikut untuk menyampaikan pelajaran bahwa kita harus menghargai anugerah hidup :
Manfaatkanlah lima hal (pemberian) sebelum lima perkara (petaka) menghampirimu :
Ø  Masa mudamu sebelum datang masa tuamu
Ø  Masa sehatamu sebelum datang masa sakitmu
Ø  Masa berlimpah sebelum datang masa Susahmu
Ø  Masa luang sebelum datang masa sempitmu
Ø  Masa hidupmu sebelum datang ajal menjemputmu






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)

a.        Pengertian PHK Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) adalah pengakhiran hubungan kerja karena suatu hal tertentu yang mengakibatkan be...