Kebaikan
Abadi apabila Mengamalkan
By: @ Adeputrirahayu_
Al-Quran
mengajarkan kita tentang cara hidup yang berkualitas, yaitu bagaimana
mengerahkan segala potensi yang telah diberikan oleh Allah. Kita bebas
menentukan, apakah kita hidup berdasarkan insting semata atau menjalani hidup
dengan kebijaksanaan. Al-Quran berbicara
tentang Tuhan, malaikat, tentang kehidupan dan kematian , tetapi tujuannya
adalah satu, untuk mengangkat manusia dari kondisi limbung dan mendorong
manusia agar mencapai kesadaran agung yang bisa diraih oleh setiap insan.
Ada banyak
perbedaan ide, filosofi,dan gaya hidup yang disodorkan kepada kita setiap hari,
yaitu bagaimana cara kita untuk menentukan mana yang harus dipilih? Apa yang
baik buat kita dan apa yang tidak baik bagi kita ? “ Sesungguhnya apa yang baik
untuk kita telah ada sejak lama.Allah telah menjaganya demi kepentingan kita, dan apa yang tidak baik
untuk kita berarti semua itu hanya bersifat sementara ia akan tergerus bersama
waktu yang terus bergulir.
Bila anda mencari kebijaksanaan, belajarlah dari
kebijaksanaan dari zaman-zaman yang lalu karena otak manusia merupakan sebuah
mesin yang dahsyat yang bisa menyerap apa yang anda resapkan padanya,
memprosesnya,memperbesarnya dengan begitu luar biasa,dan mengembalikannya
kepada anda. Jika anda memberi makan pada otak hanya berupa hal hal yang biasa
menghiasi percakapan sosial pada umumnya,maka kehidupan anda akan menjadi kolam
besar berisi hal-hal murahan. Di sisi lain, apabila anda mengambil inisiatif
secara rutin untuk mengakrabkan pikiran anda dengan teks-teks penuh
kebijaksanaan, maka pada gilirannya kelak, kehidupan anda akan menjadi sumber
inspirasi luar biasa bagi diri anda serta orang lain.
Setiap momen berlangsung cepat dan memberikan kita
plihan. Jika kita melakukan sesuatu kebajikan pada saat ini, maka perbuatan itu
akan membawa kebaikan diwaktu mendatang. Begitupun sebaliknya jika kita
melakukan hal yang membahayakan kita atau orang lain , maka tindakan itu akan
membuahkan dampaknya pada saatnya nanti.
Setiap orang tahu bahwa apa saja yang kita berikan atau
keluarkan akan kembali kepada kita berkali-kali lipat. Namun, banyak orang terjebak
dalam perasaan bahwa mereka memiliki banyak sekali pengeluaran sehingga mereka
tak sanggup menyisihkan sesuatu untuk disedekahkan. Mereka berkata pada diri
sendiri, “ Aku akan bersedekah kalau aku
sudah cukup punya uang.” Dengan
pemikiran seperti itu, mereka menghambat
aliran keberlimpahan terhadap diri mereka sendiri. Rasulullah ﷺ
bersabda, “ Bersedekahlah walau hanya
dengan separuh buah kurmamu.” Dapat
kita simpulkan bahwa Bagaimanapun kondisi kita,kita harus selalu memberi. Dalam
kesempatan lain, Nabi berpesan, “Menyingkirkan
duri dari tengah jalan adalah sedekah dan tersenyum pada seseorang adalah juga
sedekah.”
Segala hal yang kita pikirkan ,ucapkan, dan
lakukan tidak pernah hilang. Semuanya terakumulasi. Jadi, amal atau layanan
sekecil apapun didalam kenyataan adalah benih yang akan tumbuh menjadi
konsekuensi yang lebih besar. “Kebaikan
apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh {Balasan} nya
di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya
(Al-Muzammil, 73-20).
Segala sesuatu yang anda miliki saat ini adalah hal yang
anda sudah minta atau harapkan, sebelum akhirnya anda memperolehnya. Nabi
Muhammad ﷺ menganjurkan bahwa, “ketika
salah satu kalian meminta sesuatu, maka sebaiknya ia memperbesar permintaannya,
karena sesungguhnya dia meminta pada Tuhannya,yang maha mulia dan maha Tinggi.”
Apa yang akan anda minta bahwa
semuanya serba mungkin bagi Tuhan? Satu
–satunya batasan yang ada adalah batasan yang kita ciptakan dalam pikiran kita
sendiri karna Tuhan tidak membuat batasan bagi kita.
Agar setiap mimpi dan keinginan kita dapat tercapai,
penting bagi kita untuk yakin bahwa semua mimpi dan keinginan itu akan mampu
anda raih, yaitu dengan yakin akan janji sebagaimana dalam ayat ini “ Akan
ada jeda waktu antara rumusan doa dan pewujudan keinginan tersebut” . anda
Harus sabar seiring dengan perjalanan waktu dan teruslah mengejar mimpi anda
sekuat yang anda bisa. Nabi Muhammad ﷺ
bersabda, ”Doamu akan dijawab asalkan
kamu sabar dan tidak mengucapkan,” Aku sudah sering berdoa tapi belum juga
dikabulkan,”. Dan perhatikan kedua ayat ini “ Dan jika kamu menghitung
nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya.”
Ketika kita menginginkan sesuatu dan kita terus
memikirkannya, maka kita akan ditunjukkan ide mengenai cara mencapai keinginan
tersebut. Salah satunya yaitu dengan kita bertemu dengan orang bisa menolong
kita dalam menemukan apa yang kita cari. Ini adalah anugerah besar yang Allah berikan kepada seorang hambanya.
Bila kita mengakui seberapa besar pemberian ini, maka kita merasa bersyukur dan
diberkati karena mendapatkan lebih dari apa yang kita minta.
Kesuksesan kita dalam hidup juga bergantung pada kemampuan
kita untuk berkonsentrasi pada apa yang harus kita kerjakan dan menghindari
pengalih perhatian,perbaikan bisa terjadi dengan menentukan tujuan untuk hidup
anda agar bisa menjadi lebih baik dalam cara cara spesifik yaitu dengan
menyibukkan diri untuk mengumpulkan informasi tentang cara mewujudkan tujuan
tersebut. Lalu berbicaralah dengan orang-orang yang telah mencapai apa yang
ingin anda capai. Bacalah buku atau sumber bacaan yang telah meraih keinginan
yang ingin anda raih, maka anda atidak akan mempunyai waktu untuk hal-al yang
tidak relevan dengan tujuan anda.
Ketika anda berusaha untuk mewujudkan sebuah tujuan, kita
akan menyadari bahwa itu adalah sebuah jalan mendaki, karena kesuksesan tidak
datang dengan cepat dan tanpa rintangan. Akan muncul kekecewan dan akan ada
sekian perasaan frustasi. Orang orang
yang sukses belajar cara menjaga agar motivasi mereka tetap hidup saat mereka
didera frustasi dan memfokuskan energy mereka untuk mencapai tujuan mereka. Sedangkan
orang yang lemah menyerah pada gangguan yang membuat kacau perhatiannya.
Untuk menciptakan kehidupan dengan nilai yang tahan lama
dibutuhkan keberanian untuk berbeda dari orang kebanyakan, di perlukan bersikap pada pikiran anda sendiri,
dibutuhkan kesudian menghimpun waktu dan sumber daya anda demi tujuan anda.
Jika anda ingin menonjol anda memerlukan iman dan kesabaran, karena sabar atau
ketekunan adalah sifat lain yang dibutuhkan oleh siapapun yang ingin
menciptakan perbedaan. Ketika anda berpikir untuk mengubah sesuatu menjadi
lebih baik, anda dengan cepat melihat adanya banyak kesulitan yang menghadang
jalan anda. Hanya jika anda bisa memahami nilai keutamaan sabar dan ulet dalam
setiap usaha anda, Bahkan ketika belum ada kemajuan yang tampak, maka anda
masih mempunyai kemungkinan untuk mencapai tujuan anda. Nabi Muhammad ﷺ bersabda bahwa kesabaran merupakan bagian
penting dari keimanan.
Setiap orang mempunyai kombinasi unik antara
kecerdasan,perasaan, dan kepribadian. Bakat bakat ini bisa dipupuk untuk menjadi
kekuatan yang dahsyat dalam mewujudkan perubahan yang positif. Banyak orang
meragukan kemampuan mereka untuk bisa menjalani hidup yang bermakna karena
merasa berbeda dari orang-orang yang terkenal atau orang sukses. Namun, perlu
diingat bahwa tak ada dua orang yang sama persis dan setiap orang bisa
menciptakan perbedaan berdasarkan apa yang mereka miliki. “Bila Anda memilih pekerjaan yang menyenangkan dan menginspirasi anda,
maka bakat anda akan berkembang. Tetapi jika anda meniatkan hidup bukan hanya
untuk diri anda sendiri, tetapi juga demi menyumbngkan sesuatu untuk orang
banyak, maka kehidupan anda akan penuh dengan makna dan pengaruh.”
Dalam sebuah kesempatan, Nabi Muhamad ﷺ memberikan
wejangan dengan kalimat berikut untuk menyampaikan pelajaran bahwa kita harus
menghargai anugerah hidup :
Manfaatkanlah
lima hal (pemberian) sebelum lima perkara (petaka) menghampirimu :
Ø Masa
mudamu sebelum datang masa tuamu
Ø Masa
sehatamu sebelum datang masa sakitmu
Ø Masa
berlimpah sebelum datang masa Susahmu
Ø Masa
luang sebelum datang masa sempitmu
Ø Masa
hidupmu sebelum datang ajal menjemputmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar